Langsung ke konten utama

Kelucuan Ibu-ibu menjadi Detektif Review Citizen of a Kind, Petualangan Ibu-Ibu Rempong yang ketipu yang diambil berdasarkan kisah nyata

 

Apa jadinya jika seorang Ibu-ibu rempong jadi pemeran utama atau protagonis yang bertindak menjadi detektif mengungkapkan kejahatan besar penipuan telpon?

Awalnya saya juga cukup underestimate karena protagonisnya Ibu-ibu, Selain jarang juga Setidaknya biasanya diperankan artis berwajah good looking.

Namun keraguan itu terbayar setelah menonton citizen of Kind ini, Karena Ibu-ibu di sana sangat mirip dengan tingkah Ibu-ibu di Indonesia yang rempong, riweh, banyak drama dan yang utama Ras terkuat artinya sangat berani.

Tapi Lucunya disana, Karena pola tingkahnya natural banget, bikin lucu. Ini ibu-ibu walaupun Riweh, Ibu-ibu tetap akan selalu terdepan dan berani kalau urusan sudah tentang nasib keluarganya. 

Bahkan seorang detektif polisi asli dibikin minder disini. Karena Ibu-ibu bergerak terdepan dan si Detektif yang terkesan lambat bergerak.

Citizen of Kind adalah film korea cukup baru tahun 2024, Film ini diambil dari kisah nyata tahun 2016. Dimana penipuan telpon masih baru dan hot-hotnya.

Awal cerita, seorang Ibu-ibu pegawai Garmen ( yang nanti ini jadi protagonis) ditelpon oleh yang mengaku pegawai bank yang kan memberikan pinjaman.

Awalnya Ibu ini bilang bahwa bukannya pinjamannya ditolak, yang mengaku pegawai bank ini memberikan jawaban bahwa ada program beda. Intinya si Ibu digiring untuk percaya omongan dia.

Singkat cerita, Masuk scene Ibu ini panik berlari menuju bank. Sampai bank Ibu ini laporan sambil nangis ingin ketemu pegawai bank bernama Son.

Setelah Ibu ini teriak-teriak sambil nangis dan dikasih penjelasan oleh beberapa pegawai bank bahwa tidak ada nama pegawai bank cowok Son adanya cewek. Akhirnya ibu ini sadar bahwa ia telah ditipu dan tergeletak lemas hampir pingsan.

Setelah sadar ibu ini laporan ke kantor polisi dan ditangani oleh seorang detektif. Namun kebetulan pada saat itu sedang ada banyak laporan dengan kasus yang sama.

Alhasil laporan si Ibu ini disepelekan dan Ibu ini makin frustrasi.

Oh ya Ibu ini memiliki dua orang anak dan Single mom. Uang yang diserahkan ke penipu yaitu $32.000 awalnya untuk buat penitipan anak.

Karena uangnya udah lenyap akhirnya si Anak dibawa ke tempat kerja garmennya. Sedangkan frustasi-frustasinya eh ternyata ada telpon dari si penipu.

Si Penipu ini berusaha membocorkan tempat penipuannya ke Ibu ini. Alasannya adalah karena penipuan ini sudah muak kerja disana.

Scene beralih ke tempat penipuan, Ternyata tempat kantor penipuan di China. Mereka merekrut pegawai pemuda Korea untuk menjadi TKI dengan diimingi uang muka banyak di awal.

Ternyata Mereka ditipu, mereka menjadi pegawai penipuan telpon. Semua pekerjaan dijaga ketat dan performanya. Jika anda kendor saja bisa langsung digeplak bahkan hingga ada yang mati dipukuli kena sanksi performa jelek.

Untuk keluar kantor aja susah, bahkan punya telpon saja diharamkan. Ini sudah seperti disekap menjadi budak. Itulah yang membuat si penelpon ibu tersebut ingin memberikan informasi kantornya.

Selain udah muak dia juga ingin Toubat dan keluar dari tempat tersebut.

Balik lagi ke scene si Ibu dan si penipu ditelpon. Walaupun awalnya si Ibu tidak percaya, namun setelah beberapa kali ditelpon ibu ini percaya bahwa si pemuda penipu memang mau mengirim informasi tempatnya.

Setelah beberapa kali ditelpon akhirnya si Ibu diberi kode tempat. Si penipu penelpon tidak bisa leluasa memberi informasi karena selalu diawasi.

Si Ibu bingung tuh sama kodenya, namun setelah dicek dengan maps, akhirnya terpecahkan kode tersebut, Yaitu sebuah tempat Konveksi yang berada di China.

Nah berbekal informasi tersebut, Si Ibu melaporkan lagi ke Detektif. Namun sayang si Detektif masih aja acuh malahan marah-marah. Karena tempat tersebut belum jelas dan ditambah kerjaan dia lagi banyak-banyaknya.

Ini membuat si Ibu frustasi lagi, kesal sambil nangis juga. Masuk scene si Ibu lagi kerja, si Ibu ditelpon lagi sama penipu, menanyakan bagaimana apakah bisa kesana untuk menggerebek tempatnya.

Si Ibu menjawab tidak bisa, karena kurang bukti. Dia perlu photo nara sumber dan bukti lainnya. Sambil ngomel-ngomel si penipu kok Ada detektif sebodoh itu.

 Kembali ke scene si Ibu, tiba-tiba teman kerjanya teriak, paly paly harus segera ke sana. Ternyata kedua anaknya disita dinas sosial. Karena menganggap menelantarkan.

Si Ibu nangis dan teriak-teriak minta tolong. Dia bahkan menjelaskan tentang penipuan tersebut yang membuat uang untuk penitipan anak hilang. Walaupun nangis-nangis si kedua anaknya tetap disita dinas sosial.

Nah darisana si Ibu makin geram dan gedek sama si Penipu. Karena si detektif mengabaikannya dan tiba-tiba saat obrolan bersama kedua teman kerjanya ada celetuk an bahwa lokasi cina yang dituju sebenarnya Deket.

Ditambah ada adiknya juga yang tinggal disana. Nah dari sana tekad si Ibu ini muncul untuk menangkap langsung penipuannya.

Singkat cerita si Ibu bersama kedua teman kerjanya pergi ke Cina ke tempat lokasi penipu. Darisanalah kisah detektif ibu-ibu rempok berlanjut mencari lokasi tempat kantor penipu.


Baca juga Serial Drama Sejarah Shogun 2024 tentang politik kekuasaan, kehormatan dan budaya jepang








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Zom 100 : Mewujudkan 100 Impian Sebelum Menjadi Zombie

 Kalau judul dalam bahasa Inggris  Zom 100 : Bucket List of The Dead dan  judul Versi Bahasa Jepang adalah  Zom 100: Zombie ni Naru made ni Shitai 100 no Koto. Versi live action Netflix jepang pun sudah ada tapi disini Saya hanya baru lihat versi animenya. Kenapa ini menarik karena saya coba ingin meniru hal yang dilakukan oleh pemeran utama atau MC nya dan alasannya. Karena takut terlalu spoiler, Jadi Saya disini hanya akan mereview secara garis besar dan mengapa teman-teman coba harus nonton juga. Latar cerita anime ini, Tidak dijelaskan mengapa orang-orang berubah jadi zombie jadi tiba-tiba langsung jadi zombie tapi latar cerita utamanya adalah tentang i mpian seseorang menjadi pegawai di perusahaan Impian. Kenapa Latar cerita tersebut ini dijadikan Latar utamanya, Walaupun ini tema zombie tapi tujuan utama ini lebih ke arah Motivasinya dan Realita kejam kehidupan.  Awal Cerita si MC ini sudah diterima tempat kerja impian dan disambut dengan pesta penyambutan, biasa dengan makan-mak

Tanah Abang Masih difavoritkan untuk segmen Ibu-ibu, Bagaimana dengan anak mudanya?

  Sebelum H-1 puasa saya dan orang tua pergi ke Tanah Abang, benar saja Sangat Ramai terutama di Blok pakaian dan Tempat Makanan. Seperti kata pedagang ini akan terus ramai sampai Lebaran, Saya cek di kanal web berita benar sampai sekarang Ramai. Peningkatan omset pedagang hampir lebih 50%. Seperti kita tahu pemberitaan Tanah Abang sebelum-belumnya banyak yg protes pedagangnya karena penurunan omset. Mereka menuntut seperti pembelajaan online seperti TikTok shop, Shopee diblokir. Namun setelah tiktok shop diblokir sementara, tanah Abang masih sepi untuk hari-hari biasa. Yups menurut saya segmen tanah Abang lebih ke Ibu-ibu dan bapak yang untuk belanja pribadi ataupun dijual kembali. Dan saya cek di toko anak muda seperti pakaian dan toko sport, memang sepi pembeli. Saya amati juga jarang banget melihat anak muda yang lewat, hanya beberapa saja. Namun ketika saya cek di Toko pakaian terutama pakaian muslim, Sangat Ramai pembeli ibu-ibu dan Bapak-bapak. Artinya Segmen utama tanah Abang a

Trends Berburu Takjil Non Islam yang Viral

  Budaya keberagaman yang harus dilestarikan, Budaya keberagaman yang dibalut bercanda, saling menghormati dan mamajukan perekonomian. Netizen sosmed seperti Twitter memang keren-keren, Bagaimana membalut keberagaman menjadi konten yang menarik dan lucu. Untukmu agamamu dan untukku Takjilmu, itulah quote viral yang banyak diikuti warga Net Non Islam sambil membuat konten beli takjil. Keberagaman di Indonesia memang sangat kental terutama agama, tak heran sering jadi gesekan seperti yg lagi hot Nyepi di Bali, Tapi dengan Saling paham kita bisa menghormati dengan cara seperti ini tanpa saling sikut. Dengan cara ini juga membuat perekenomian bisa maju, Warga mulai banyak yang mengikuti beli takjil sambil ngonten, Alhasil Umkm mulai terbantu. Muslim senang, Non muslim, senang dan Umkm Pedagang terbantu. Konten creator dapat konten dan ikut membantu penyebaran hal positif (pahala) dan tentu saja netizen terhibur. Baca juga Kenapa Orang yang punya pendidikan dan Link lebih mudah Sukses.