Langsung ke konten utama

Ini alasan mengapa Membuat konten tidak perlu nunggu Siap atau Sempurna

 

Alasan Ketika kita Ingin menjadi konten kreator namun selalu gagal atau menunda-nunda


-Menunggu Alat lengkap atau sempurna 

-Menunggu Siap Penampilan 

-Menunggu mental Siap

-Menyiapkan berbagai strategi konten

Alhasil tidak jadi-jadi melangkah. 


Memang persiapan yang bagus dan strategi konten yang baik berpeluang lebih baik untuk bisa berhasil.


Namun kelemahan akan lama dan berat melangkah apalagi hanya seorang diri tanpa Tim.

Ya, Jika seorang diri akan cenderung menunda-nunda dan akhirnya malas.


Beda yang ada Tim yang bisa mengingatkan dan ikut menekan.

Alasan lain mengapa kita harus tidak perlu menunggu siap atau sepurna adalah 


1. Lebih mudah / Ringan melangkah 


Kita hanya perlu menyiapkan alat yg ada saja, Karena pd dasarnya isi konten itu lebih penting.


Jd fokus ke konten dulu saja, disusun baik (jangan nunggu sempurna)

2. Perbaikan dan kreatifitas bisa ditengah proses 


Kalau kata @pidibaiq kreatifitas ada di tengah proses.


Jadi jangan khawatir, tidak ada yang langsung ahli semua awalnya newbie

3. Kadang konten yg amatir yg masih banyak kesalahan, berbicara tidak lancar, teknik Kamera yg tidak smooth dlln



Banyak disukai netizen, seperti YouTuber bang Pandu ini di awal2 ngeyoutube, alasannya adalah biasanya lebih bisa memicu interaksi netizen utk komen & lebih manusiawi

4. Kadang konten original amatir seperti ini disukai oleh algoritma sehingga cepat viral atau muncul di halaman pertama



Seperti konten bang Pandu ini muncul di halaman pencarian YouTube untuk keyword "belajar menyetir mobil pemula" Alhasil 17M view

Trik ini pun berhasil utk beberapa konten saya, beberapa tulisan blog saya bayuwin.com masuk halaman pertama pencarian google tanpa optimasi.


Jd jangan sungkan utk menulis atau ngonten dgn alat seadanya.


Melangkah dgn ringan fokus dengan konten tp bukan Sempurna.


Baca juga Studi Kasus Menjual baju Koko Muslim 20.000pcs saat Lebaran 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Zom 100 : Mewujudkan 100 Impian Sebelum Menjadi Zombie

 Kalau judul dalam bahasa Inggris  Zom 100 : Bucket List of The Dead dan  judul Versi Bahasa Jepang adalah  Zom 100: Zombie ni Naru made ni Shitai 100 no Koto. Versi live action Netflix jepang pun sudah ada tapi disini Saya hanya baru lihat versi animenya. Kenapa ini menarik karena saya coba ingin meniru hal yang dilakukan oleh pemeran utama atau MC nya dan alasannya. Karena takut terlalu spoiler, Jadi Saya disini hanya akan mereview secara garis besar dan mengapa teman-teman coba harus nonton juga. Latar cerita anime ini, Tidak dijelaskan mengapa orang-orang berubah jadi zombie jadi tiba-tiba langsung jadi zombie tapi latar cerita utamanya adalah tentang i mpian seseorang menjadi pegawai di perusahaan Impian. Kenapa Latar cerita tersebut ini dijadikan Latar utamanya, Walaupun ini tema zombie tapi tujuan utama ini lebih ke arah Motivasinya dan Realita kejam kehidupan.  Awal Cerita si MC ini sudah diterima tempat kerja impian dan disambut dengan pesta penyambutan, biasa dengan makan-mak

Tanah Abang Masih difavoritkan untuk segmen Ibu-ibu, Bagaimana dengan anak mudanya?

  Sebelum H-1 puasa saya dan orang tua pergi ke Tanah Abang, benar saja Sangat Ramai terutama di Blok pakaian dan Tempat Makanan. Seperti kata pedagang ini akan terus ramai sampai Lebaran, Saya cek di kanal web berita benar sampai sekarang Ramai. Peningkatan omset pedagang hampir lebih 50%. Seperti kita tahu pemberitaan Tanah Abang sebelum-belumnya banyak yg protes pedagangnya karena penurunan omset. Mereka menuntut seperti pembelajaan online seperti TikTok shop, Shopee diblokir. Namun setelah tiktok shop diblokir sementara, tanah Abang masih sepi untuk hari-hari biasa. Yups menurut saya segmen tanah Abang lebih ke Ibu-ibu dan bapak yang untuk belanja pribadi ataupun dijual kembali. Dan saya cek di toko anak muda seperti pakaian dan toko sport, memang sepi pembeli. Saya amati juga jarang banget melihat anak muda yang lewat, hanya beberapa saja. Namun ketika saya cek di Toko pakaian terutama pakaian muslim, Sangat Ramai pembeli ibu-ibu dan Bapak-bapak. Artinya Segmen utama tanah Abang a

Trends Berburu Takjil Non Islam yang Viral

  Budaya keberagaman yang harus dilestarikan, Budaya keberagaman yang dibalut bercanda, saling menghormati dan mamajukan perekonomian. Netizen sosmed seperti Twitter memang keren-keren, Bagaimana membalut keberagaman menjadi konten yang menarik dan lucu. Untukmu agamamu dan untukku Takjilmu, itulah quote viral yang banyak diikuti warga Net Non Islam sambil membuat konten beli takjil. Keberagaman di Indonesia memang sangat kental terutama agama, tak heran sering jadi gesekan seperti yg lagi hot Nyepi di Bali, Tapi dengan Saling paham kita bisa menghormati dengan cara seperti ini tanpa saling sikut. Dengan cara ini juga membuat perekenomian bisa maju, Warga mulai banyak yang mengikuti beli takjil sambil ngonten, Alhasil Umkm mulai terbantu. Muslim senang, Non muslim, senang dan Umkm Pedagang terbantu. Konten creator dapat konten dan ikut membantu penyebaran hal positif (pahala) dan tentu saja netizen terhibur. Baca juga Kenapa Orang yang punya pendidikan dan Link lebih mudah Sukses.