Langsung ke konten utama

Review Film Cassiopeia Kisah Sedih yang merasa tidak adil di dunia, Jika anda merasa kurang beruntung atau kurang bersyukur nonton film ini

 

Apa jadinya ketika kita sedang dipuncak karir tiba-tiba harus dihempaskan ke bawah bahkan ke jurang. 

Itulah mungkin cerita yang sering kita dengar atau kita alami sendiri di realita dunia ini. 

Ada yang lagi dipuncak-puncak karirnya tiba-tiba meninggal, ada yang kemarin kaya keliling dunia tiba-tiba besoknya dipenjara, hingga ada yang kemarin sehat sekali Besoknya sakit.

Nah inilah yang dialami pemeran utama film ini yang diperankan Aktris kenamaan Seo Hyun Jin.

Ketika Dia sedang dipuncak karir sebagai wanita karir yaitu menjadi seorang Lawyer atau pengacara.

Kemudian memiliki keluarga yang bahagia dengan anak yang masih kecil yang lucu. 

Tiba-tiba dia diagnosa memiliki penyakit Alzheimer atau penyakit yang menggerogoti ingatan kita dan penyakit ini juga tidak bisa disembuhkan.

Seberapa parah penyakit ini? Ini pada akhirnya lebih parah dari seorang balita, karena lama-kelamaan ingatan kita hilang semua.

Apa jadinya jika kita tidak punya ingatan? Kita tidak bisa cara Buang air besar, makan hingga pakai baju. 

Yang lebih parah lagi, Dia harus mengalami di usia yang relatif muda yaitu usia 30an. Padahal notabene penyakit ini kebanyakan di derita Lansia.

Padahal Dia itu seorang yang pekerja keras dan rajin baik dalam belajar maupun bekerja.

Nah inti cerita film ini menceritakan, Bagaimana proses hari demi hari dia kehilangan ingatan.

Mulai dari dia masih lumayan sadar bahwa dia terbayang akan menjadi seperti nenek-nenek yang kosong pikirannya. Ini membuat dia nangis dan mentalnya hancur.

Kemudian terbayang kehilangan pekerjaan yang dicintainya, hingga harus melupakan keluarganya terutama anaknya yang paling dicintai.

Dengan kenyataan tersebut hingga membuat mentalnya berantakan dan ingin mati saja. Bahkan dia sudah mencoba bunuh diri.

Jadi jika teman-teman merasa tidak beruntung atau kurang bersyukur baiknya nonton film ini.

Karena banyak nikmat yang kita sering lupakan seperti memiliki ingatan yang sangat berharga.


Baca juga Review Film Concrete Utopia, Tipe Karakter idealis yang Gue benci 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Zom 100 : Mewujudkan 100 Impian Sebelum Menjadi Zombie

 Kalau judul dalam bahasa Inggris  Zom 100 : Bucket List of The Dead dan  judul Versi Bahasa Jepang adalah  Zom 100: Zombie ni Naru made ni Shitai 100 no Koto. Versi live action Netflix jepang pun sudah ada tapi disini Saya hanya baru lihat versi animenya. Kenapa ini menarik karena saya coba ingin meniru hal yang dilakukan oleh pemeran utama atau MC nya dan alasannya. Karena takut terlalu spoiler, Jadi Saya disini hanya akan mereview secara garis besar dan mengapa teman-teman coba harus nonton juga. Latar cerita anime ini, Tidak dijelaskan mengapa orang-orang berubah jadi zombie jadi tiba-tiba langsung jadi zombie tapi latar cerita utamanya adalah tentang i mpian seseorang menjadi pegawai di perusahaan Impian. Kenapa Latar cerita tersebut ini dijadikan Latar utamanya, Walaupun ini tema zombie tapi tujuan utama ini lebih ke arah Motivasinya dan Realita kejam kehidupan.  Awal Cerita si MC ini sudah diterima tempat kerja impian dan disambut dengan pesta penyambutan, biasa dengan makan-mak

Tanah Abang Masih difavoritkan untuk segmen Ibu-ibu, Bagaimana dengan anak mudanya?

  Sebelum H-1 puasa saya dan orang tua pergi ke Tanah Abang, benar saja Sangat Ramai terutama di Blok pakaian dan Tempat Makanan. Seperti kata pedagang ini akan terus ramai sampai Lebaran, Saya cek di kanal web berita benar sampai sekarang Ramai. Peningkatan omset pedagang hampir lebih 50%. Seperti kita tahu pemberitaan Tanah Abang sebelum-belumnya banyak yg protes pedagangnya karena penurunan omset. Mereka menuntut seperti pembelajaan online seperti TikTok shop, Shopee diblokir. Namun setelah tiktok shop diblokir sementara, tanah Abang masih sepi untuk hari-hari biasa. Yups menurut saya segmen tanah Abang lebih ke Ibu-ibu dan bapak yang untuk belanja pribadi ataupun dijual kembali. Dan saya cek di toko anak muda seperti pakaian dan toko sport, memang sepi pembeli. Saya amati juga jarang banget melihat anak muda yang lewat, hanya beberapa saja. Namun ketika saya cek di Toko pakaian terutama pakaian muslim, Sangat Ramai pembeli ibu-ibu dan Bapak-bapak. Artinya Segmen utama tanah Abang a

Trends Berburu Takjil Non Islam yang Viral

  Budaya keberagaman yang harus dilestarikan, Budaya keberagaman yang dibalut bercanda, saling menghormati dan mamajukan perekonomian. Netizen sosmed seperti Twitter memang keren-keren, Bagaimana membalut keberagaman menjadi konten yang menarik dan lucu. Untukmu agamamu dan untukku Takjilmu, itulah quote viral yang banyak diikuti warga Net Non Islam sambil membuat konten beli takjil. Keberagaman di Indonesia memang sangat kental terutama agama, tak heran sering jadi gesekan seperti yg lagi hot Nyepi di Bali, Tapi dengan Saling paham kita bisa menghormati dengan cara seperti ini tanpa saling sikut. Dengan cara ini juga membuat perekenomian bisa maju, Warga mulai banyak yang mengikuti beli takjil sambil ngonten, Alhasil Umkm mulai terbantu. Muslim senang, Non muslim, senang dan Umkm Pedagang terbantu. Konten creator dapat konten dan ikut membantu penyebaran hal positif (pahala) dan tentu saja netizen terhibur. Baca juga Kenapa Orang yang punya pendidikan dan Link lebih mudah Sukses.