Langsung ke konten utama

Viral Santo Suruh mengajarkan jika susah cari kerja karena kategori dan persyaratan Aneh, Kita bikin saja mudah tanpa kategori dan persyaratan

 

Susahnya cari kerja jaman sekarang di Indonesia karena berbagai persyaratan, seperti minimal umur yang tidak masuk akal seperti umur di atas 30tahunan seperti sudah expired.

Tinggi badan minimal yang gak manusiawi padahal kerja di bidang yang tidak terlalu berpengaruh.

Syarat IPK minimal 3.5 di BUMN 
Padahal kan IPK Universitas Swasta dan Negeri beda, apalagi Jurusan teknik IPK segitu termasuk jenius.

Yang anehnya kenapa syarat Wapres tidak ada IPK nya? IPK 2.7 bisa jadi Cawapres?

Syarat Berpenampilan menarik atau Good looking. Padahal di sekolah tidak diajarkan tuh cara good looking hanya fokus mata pelajaran.

Ya, Sedikit lagi mungkin muncul persyaratan harus menguasai 4 Elemen.

Nah seperti Santo Suruh daripada pusing-pusing memikirkan persyaratan yang diluar nalar dan terpaku tolakan perusahaan.

Ide jasa yang ditawarkan Santo Suruh sangat kreatif, awalnya dia yang sekarang umur 30 tahun bekerja sebagai pengirim galon dengan komisi 500perak/galon.

Akibat viralnya Jasanya di sosmed kini penghasilan lebih besar dan membuka kemitraan dengan orang lain.

Jasanya simpel yaitu menawarkan hal apapun yang kita butuhkan. Ini sebenarnya hal yang sering dibutuhkan banyak orang walaupun simpel kerjaannya.

Tapi kadang kita bingung cari orang karena keluarga atau saudara sedang tidak ada atau kerja.

Seperti nyuruh orang untuk isi token hal ini simpel namun tidak semua bisa contohnya Ibu-ibu.
Nah atau Jasa yang agak sulit seperti metik kelapa, bingung dong mau suruh siapa kalau ga ada tukang?

Atau Jasa yang aneh-aneh kadang kita butuh hal yang random seperti ini, Disuruh nyanyi.

Nah hal sepele lainnya seperti menguburkan bangkai yang kadang kita malas dan ga tega. Kita kadang butuh jasa menguburkan bangkai.

Nah jasa penting lainnya yang sepele yang kadang nyuruh siapa, Jasa ambil obat.

Atau jasa yang jarang orang mau seperti bersihin got.

Jasa lainnya yang tak kalah banyak orang butuh yaitu membantu peliharaan kita.

Atau pengganti grabfood jika grabfood dirasa kurang puas atau di luar jangkauan kita bisa bikin jasa ini.


Ya seperti yang diajarkan Santo Suruh di era Sosmed ini dan kurang lowongan pekerjaan. Kita sendiri yang harus kreatif menciptakan kerjaan.

Kuncinya adalah 
1. Kreatif artinya kita tidak perlu mengkategorikan-ketegorikan kerjaan seperti yang di atas.

Selama ada yang butuh kita tinggal buka jasanya saja.
Bahkan di luar negeri sudah ada tuh sampai jasa sewa pacar, jasa menghadiri undangan hingga jasa ga ngapa-ngapain.

2. Tentu gunakan internet terutama Sosmed.

Agar pemasaran viral yang kita butuhkan adalah keunikan yang ditawarkan seperti jasa Santo Suruh.
Misal Jasa photo bareng untuk wisuda.

3. Tidak usah gengsi
Alias jangan terlalu pilih-pilih model kerjaan. Selama ada peluang dan kebutuhan hajar aja.
Seperti mungkin ada yang butuh jasa dengerin kita curhat.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Zom 100 : Mewujudkan 100 Impian Sebelum Menjadi Zombie

 Kalau judul dalam bahasa Inggris  Zom 100 : Bucket List of The Dead dan  judul Versi Bahasa Jepang adalah  Zom 100: Zombie ni Naru made ni Shitai 100 no Koto. Versi live action Netflix jepang pun sudah ada tapi disini Saya hanya baru lihat versi animenya. Kenapa ini menarik karena saya coba ingin meniru hal yang dilakukan oleh pemeran utama atau MC nya dan alasannya. Karena takut terlalu spoiler, Jadi Saya disini hanya akan mereview secara garis besar dan mengapa teman-teman coba harus nonton juga. Latar cerita anime ini, Tidak dijelaskan mengapa orang-orang berubah jadi zombie jadi tiba-tiba langsung jadi zombie tapi latar cerita utamanya adalah tentang i mpian seseorang menjadi pegawai di perusahaan Impian. Kenapa Latar cerita tersebut ini dijadikan Latar utamanya, Walaupun ini tema zombie tapi tujuan utama ini lebih ke arah Motivasinya dan Realita kejam kehidupan.  Awal Cerita si MC ini sudah diterima tempat kerja impian dan disambut dengan pesta penyambutan, biasa dengan makan-mak

Tanah Abang Masih difavoritkan untuk segmen Ibu-ibu, Bagaimana dengan anak mudanya?

  Sebelum H-1 puasa saya dan orang tua pergi ke Tanah Abang, benar saja Sangat Ramai terutama di Blok pakaian dan Tempat Makanan. Seperti kata pedagang ini akan terus ramai sampai Lebaran, Saya cek di kanal web berita benar sampai sekarang Ramai. Peningkatan omset pedagang hampir lebih 50%. Seperti kita tahu pemberitaan Tanah Abang sebelum-belumnya banyak yg protes pedagangnya karena penurunan omset. Mereka menuntut seperti pembelajaan online seperti TikTok shop, Shopee diblokir. Namun setelah tiktok shop diblokir sementara, tanah Abang masih sepi untuk hari-hari biasa. Yups menurut saya segmen tanah Abang lebih ke Ibu-ibu dan bapak yang untuk belanja pribadi ataupun dijual kembali. Dan saya cek di toko anak muda seperti pakaian dan toko sport, memang sepi pembeli. Saya amati juga jarang banget melihat anak muda yang lewat, hanya beberapa saja. Namun ketika saya cek di Toko pakaian terutama pakaian muslim, Sangat Ramai pembeli ibu-ibu dan Bapak-bapak. Artinya Segmen utama tanah Abang a

Trends Berburu Takjil Non Islam yang Viral

  Budaya keberagaman yang harus dilestarikan, Budaya keberagaman yang dibalut bercanda, saling menghormati dan mamajukan perekonomian. Netizen sosmed seperti Twitter memang keren-keren, Bagaimana membalut keberagaman menjadi konten yang menarik dan lucu. Untukmu agamamu dan untukku Takjilmu, itulah quote viral yang banyak diikuti warga Net Non Islam sambil membuat konten beli takjil. Keberagaman di Indonesia memang sangat kental terutama agama, tak heran sering jadi gesekan seperti yg lagi hot Nyepi di Bali, Tapi dengan Saling paham kita bisa menghormati dengan cara seperti ini tanpa saling sikut. Dengan cara ini juga membuat perekenomian bisa maju, Warga mulai banyak yang mengikuti beli takjil sambil ngonten, Alhasil Umkm mulai terbantu. Muslim senang, Non muslim, senang dan Umkm Pedagang terbantu. Konten creator dapat konten dan ikut membantu penyebaran hal positif (pahala) dan tentu saja netizen terhibur. Baca juga Kenapa Orang yang punya pendidikan dan Link lebih mudah Sukses.